Rabu, 09 Januari 2019

Virtual Coordinating Training Menghadapi Pembelajaran Revolusi Industri 4.0 part 1

Industri-industri dunia berkembang semakin pesatnya. sehingga muncul berbagai macam tekhnologi tekhnologi baru dalam pencapaian dalam meningkatkan produktifitas industri.sesuai dengan perkembangan tekhnologi yang ada saat ini yang sudah memasuki revolusi industri yang ke 4 yang dikenal dengan revolusi industry 4.0

Kilas Balik Perkembangan industry

sekilas tanpa di sadari industri - industri di dunia sudah mulai berobah. dimulai dari penggunaan energi manusia sebagai produktifitas yang utama dalam proses produksi hingga penggunaan tekhnologi terbaru.


Hasil gambar untuk revolusi industri

Revlolusi industri 1.0

Pada masa ini terjadi perobahan perilaku industri, dimana pemanfaatan energi makhluk hidup seperti manusia dan hewan dalam proses produksi industri sudah mulai digantikan dengan energi dari mesin mesin.

Revolusi Industri 1.0 berlangsung periode antara tahun 1750-1850. Saat ini terjadi perubahan besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta kepemilikan yang terkait dengan sosial, ekonomi, dan budaya di dunia.

Masa revolusi industri 1.0 melahirkan sejarah kompilasi manusia dan hewan digantikan oleh kemunculan mesin. Salah satunya adalah mesin uap pada abad ke-18. Revolusi ini diterbitkan oleh sejarah berhasil menggerek keuangan di mana selama dua abad setelah Revolusi Industri terjadi peningkatan rata-rata pendapatan perkapita Negara-negara di dunia menjadi enam kali lipat bahkan lebih.


Revlolusi industri 2.0

Revolusi Industri 2.0, juga dikenal sebagai Revolusi Teknologi adalah fase peningkatan industrialisasi di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Revolusi Industri 1.0 yang berakhir pertengahan tahun 1800-an, diselingi oleh perlambatan dalam penemuan makro sebelum Revolusi Industri 2.0 muncul tahun 1870.


Mengenai kontribusi karakteristik kejadiannya dapat ditelusuri melalui inovasi sebelumnya di bidang manufaktur, seperti pembuatan alat mesin, pengembangan metode untuk pembuatan suku cadang, dan penemuan Proses Bessemer untuk menghasilkan baja, Revolusi Industri 2.0 yang dimulai tahun 1870 hingga 1914, awal Perang Dunia I.
Revolusi industri generasi 2.0 ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik dan motor pembangkit dalam (combustionchamber). Penemuan ini mengubah kemunculan pesawat telepon, mobil, pesawat terbang, dll. Yang mengubah wajah dunia secara signifikan.

Revlolusi industri 3.0



Kemunculan teknologi digital dan aplikasi internet dimualinya Revolusi Indusri 3.0. Proses revolusi industri ini ditinjau dari cara pandang sosiolog Inggris David Harvey sebagai proses pemampatan ruang dan waktu. Ruang dan waktu seamkin terkompresi. Dan, ini memuncak pada revolusi tv 3.0, yaitu revolusi digital. Waktu dan ruang tidak lagi jarak. Revolusi kedua dengan hadirnya mobil membuat waktu dan jarak semakin dekat. Revolusi 3.0 menyatukan seluruhnya. Karena itu, era digital sekarang mengusung sisi kekinian (waktu nyata).
Selain mengusung kekinian, revolusi industri 3.0 mengubah pola relasi dan komunikasi masyarakat kontemporer. Praktik bisnis pun tidak mau berubah agar tidak tertelan zaman. Namun, revolusi industri ketiga juga memiliki sisi yang layak diwaspadai. Teknologi membuat pabrik-pabrik dan mesin industri lebih memilih mesin dibandingkan manusia. Apalagi mesin canggih memiliki kemampuan berproduksi lebih berlipat. Konsekuensinya, pengaturan tenaga kerja manusia tidak terelakkan. Selain itu, ganti pun memiliki kekuatan luar biasa. Hanya dalam hitungan jam, banyak produk yang dihasilkan. Jauh sekali jika dilakukan oleh tenaga manusia.

Revlolusi industri 4.0
Lalu pada revolusi industri generasi 4.0, manusia telah menemukan pola baru kompilasi disruptif teknologi (disruptivetechnology) hadir begitu cepat dan dikumpulkan oleh perusahaan-perusahaan petahana. Sejarah telah dirilis karena revolusi industri telah lebih banyak menghabiskan korban dengan matinya perusahaan-perusahaan raksasa.


Lebih dari itu, pada era industri generasi 4.0 ini, ukuran besar perusahaan tidak menjadi Jaminan, namun kelincahan perusahaan menjadi kunci keberhasilan memperoleh prestasi dengan cepat. Hal ini dibahas oleh Uber yang menantang pemain-pemain besar di industri transportasi di seluruh dunia atau Airbnb yang memenangkan pemain-pemain utama di industri jasa pariwisata. Ini membuktikan bahwa yang cepat dapat memangsa yang cepat dan bukan yang besar memangsa yang kecil.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar